AtensiRakyat.com : Aceh Tengah – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan jajaran Polsek Silih Nara Polres Aceh Tengah bersama personel BKO Brimob Polda Aceh dalam upaya memulihkan akses jalan utama Angkup–Pameu yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Jerata, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Silih Nara, Iptu Samsul Bahri Bangun, dengan melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari Polsek Silih Nara dan BKO Brimob Polda Aceh.
Gotong royong difokuskan pada pembersihan badan jalan yang tertutup material tanah, lumpur, dan bebatuan sisa banjir bandang serta longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Kondisi semakin diperparah oleh banjir dan longsor susulan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Akibat bencana tersebut, akses jalan sempat mengalami gangguan serius. Aktivitas masyarakat terhambat karena jalan berlumpur, licin, dan menyempit akibat tergerus aliran sungai. Kendaraan roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki kesulitan melintas, terutama di tanjakan dekat Jembatan Totor Pelang.
Di lokasi, personel Kepolisian dan Brimob tidak hanya membersihkan material longsor, tetapi juga sigap membantu mendorong serta menyeberangkan kendaraan warga yang terjebak di jalur berlumpur, demi memastikan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silih Nara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pascabencana.
“Melalui gotong royong yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berupaya mempercepat pemulihan akses jalan agar aktivitas masyarakat kembali normal. Ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga fasilitas umum,” ujar Iptu Samsul Bahri Bangun.
Selain memperlancar transportasi, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya di Kecamatan Silih Nara.
Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar tetap waspada saat melintas, mengingat kondisi jalan yang masih licin serta wilayah perbukitan yang rawan longsor dan banjir akibat cuaca yang belum stabil.
Kegiatan gotong royong tersebut berakhir sekitar pukul 12.15 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. (Andika)













