Laporan Korban Pembacokan Mandek 1 Tahun di Polsek Medan Labuhan, Polda Sumut Arahkan Lapor ke Propam

AtensiRakyat.com : Medan – Laporan Yarli Sidi Loi korban pembacokkan kini telah mandek selama 1 tahun di Polsek Medan Labuhan. Menanggapi hal ini, Polda Sumut melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengarahkan korban membuat pengaduan di Propam Polda Sumut.

Menurut Kombes Pol Ferry Walintukan, penanganan kasus yang lambat dan tidak sesuai prosedur dapat dilaporkan ke Yanduan Itwasda Polda Sumut atau Propam Polda Sumut.

“Utk complain terhadap penanganan Kss yg lambat atau tidak sesuai prosedur… Silahkan ke Yanduan Itwasda Polda SU (Polda Sumut – red) atau Propam Polda SU,” ucap Kombes Pol Ferry Walintukan ke AtensiRakyat.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/07/2025) pukul 10.33 WIB.

Diketahui, peristiwa pembacokan yang menimpa Yarli Sidi Loi itu dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan pada 23 Juni 2024, dengan nomor laporan LP/B/535/VI/2024/SPKT/Polsek Medan Labuhan/Polres Pelabuhan Belawan. Namun, hingga satu tahun berlalu, kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan berarti.

Mirisnya, meski pelaku sudah tersangka namun Polsek Medan Labuhan tidak melakukan penahanan terhadap para tersangka.

Peristiwa pembacokan yang membuat Yarli Sidi Loi luka serius yakni pada kepala bagian samping terdapat 9 jahitan dan siku tangan kiri sebanyak 13 jahitan itu terjadi di warung tuak milik para pelaku, di Jalan Serba Guna, Dusun IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (22/06/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Para pelaku yang statusnya tersangka di Polsek Medan Labuhan itu yakni seorang Ibu dan Anak yaitu Chaniago (Ibu) dan Ari (anak).

Dari keterangan Yarli Sidi Loi diketahui, Chaniago dan Ari saat ini bebas berkeliaran bahkan sempat mengejek para korban, dengan tujuan untuk memancing emosi Yarli Sidi Loi dan Darman Zamili yang juga menjadi korban ke ganasan para pelaku.

BERITA LAINNYA:  Seorang Wanita Nias Ditikam Mantan Pacar, PMN Medan Desak Polsek Sunggal Segera Tangkap Pelaku

“Kami masih melihat pelaku berkeliaran di rumahnya dan bahkan tertawa mengejek. Saya curiga ada unsur penyuapan di balik lambannya penanganan kasus ini oleh Polsek Medan Labuhan,” ucap Yarli Sidi Loi. (Yz)