Perang Lawan Narkoba, Polrestabes Medan Bakar Sarang Narkoba di Deli Serdang

AtensiRakyat.com : Medan – Wujud memerangi peredaran narkotika, menjelang malam kemarin, petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sarang narkoba di Dusun I Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Meski sekitar lapak narkoba dipasang barikade dan berbagai rintangan, namun Tim berhasil merangsek (menerobos) ke lokasi yang sudah ditargetkan.

Jajaran Satres Narkoba Polrestabes Medan bergerak dalam sebuah misi yang tak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengembalikan masa depan yang nyaris direnggut oleh barang haram (narkoba).

Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) sebagai bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dilakukan personel gabungan Polrestabes Medan dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH., SIK., MIP.

“Pelaksaan operasi GKN dilakukan secara terpadu di kawasan yang selama ini diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika,” ujar AKBP Rafli Yusuf Nugraha dalam keterangannya kepada awak media pada Minggu (19/7/2026).

Untuk masuk ke lokasi, kata Kasat, petugas harus melewati berbagai rintangan yang sengaja dibuat para pelaku, mulai dari barikade kayu, barikade ban bekas, semak belukar, hingga area rawa yang dipenuhi air dan lumpur.

“Ada 3 orang yang kami amankan dalam penggerebekan ini yakni berinisial PP (28), F (50), dan S (58), yang perannya masih kami dalami,” ujarnya.

Di lokasi, personel juga menemukan 7 paket sabu, dengan berat total 29,84 gram, alat hisap, plastik klip, timbangan elektrik, dan barang bukti lain.

Rafli menambahkan, guna mencegah praktek serupa kembali terulang, seluruh barak narkoba kemudian dihancurkan dan dibakar.

Tempat ini, nantinya juga akan diawasi, dan operasi penggerebekan sarang narkoba serupa dipastikan akan kembali dilakukan jika sarang narkoba tersebut kembali beroperasi.

BERITA LAINNYA:  Sarang Narkoba Dilengkapi CCTV Digerebek Polrestabes Medan

“Seluruh barak yang ada kami bumihanguskan, kami juga akan awasi tempat ini. Kami pastikan, bagaimana pun cara pelaku narkoba berkamuflase dan bertransformasi, kami tidak akan tinggal diam dan pasti akan kami ungkap,” cetusnya.

Di balik setiap operasi, tersimpan harapan besar bahwa tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan masa depan karena narkoba, tidak ada lagi keluarga yang hancur akibat candu, dan tidak ada lagi kampung yang dicap sebagai sarang kejahatan.

“Sebab sejatinya, perang melawan narkoba bukan hanya tentang menangkap pelaku, melainkan tentang menjaga kehidupan, merawat harapan, dan memastikan cahaya masa depan tetap menyala bagi generasi penerus bangsa,” pungkas AKBP Rafli Yusuf Nugraha. (Yz)