AtensiRakyat.com : Kupang – Sejumlah Dosen dari Universitas Nusa Cendana lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Negeri Kupang, Rabu (20/08/2025) Pagi.
Adapun para Dosen tersebut yaitu dari Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana yakni Limrogate Immanuel, SH., MH., Saidil Adri, SH., MH., Vicky prasetyo, SH., MH., Fadli Wahidi, SH., MH. Kemudian dari Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana yaitu I Kadek Yoga Kertiyasa, S.Pt., M.Pt., Dewi Elfrida Sihombing, M.Si., Erry Ersani, M.Pd., dan Dosen dari Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Nusrah Rusadi, M.Hut.
Pada PKM itu, Dosen mengusung tiga tema materi yang dipaparkan ke siswa-siswi, yakni tema pertama ‘Pengolahan Pakan Dengan Aplikasi E Modul dan Keamanan Pangan Dengan Aplikasi E modul’ dengan pemateri I Kadek Yoga Kertiyasa. Kemudian tema kedua, ‘Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Agroforestri’ dengan pemateri Nusrah Rusadi. Lalu tema ketiga, ‘Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja’ dengan pemateri Limrogate Immanuel.
PKM ini mendapat sambutan baik dari pihak sekolah dan kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kupang, Dr. Bogarth K. Wartuwaya, S.Pt, M.Sc.
Dikatakan Dr. Bogarth, PKM ini sangat bagus untuk diikuti oleh para siswa, supaya siswa dapat mengerti terkait tata pengolahan pakan dengan aplikasi E-modul, meningkatkan kesadaran lingkungan dan agroforestri, serta agar siswa dapat dibekali terkait bahaya narkotika, yang notabene zaman sekarang ini banyak anak-anak remaja yang sudah mencoba memakai narkotika, sehingga dapat mengancam masa depan mereka.
Dr. Bogarth pun berharap, kegiatan seperti ini jangan berhenti, sebab menurutnya, PKM sangat bagus. Oleh sebab itu, harus terus dilakukan dengan tema-tema menarik lainnya.
“Kami sangat senang Bapak–Ibu Dosen Universitas Nusa Cendana bisa datang ke sekolah kami untuk melakukan pengabdian agar anak didik kita ini bisa dibekali oleh ilmu-ilmu yang Bapak-Ibu bagikan,” ujar Dr. Bogarth.
Amatan dilokasi, siswa-siswi tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh ketiga pemateri dari Universitas Nusa Cendana.
Untuk menarik kefokusan siswa-siswi, terpantau I Kadek Yoga Kertiyasa saat memaparkan materinya memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk bertanya. Sebagai timbal balik, bagi siswa-siswi yang bertanya dan mampu menjawab pertanyaannya, ia beri hadiah.
Sementara, Nusrah Rusadi sebagai pemateri kedua, saat menyampaikan materi dan membagikan kuisioner terkait bagaimana peran siswa-siswi dalam dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, semangat siswa tidak berkurang. Antusias siswa-siswa mendengar dan mengisi kuesioner membuat suasana ruangan semakin meriah.
Lalu, selaku pemateri ke tiga dengan tema ‘Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja’, Limrogate Immanuel kepada para siswa-siswi menjelaskan betapa bahayanya efek penggunaan narkotika.
Limrogate Immanuel mengatakan bahwa narkotika merupakan suatu zat atau obat yang bisa menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran hingga kematian bagi yang rutin mengonsumsinya. Oleh sebab itu, Limrogate Immanuel mengajak siswa-siswa untuk serentak menolak, menjauhi dan memusuhi narkotika.
“Narkotika adalah musuh kita bersama. Oleh karena itu, kita sebagai penerus bangsa harus menjauhi narkotika itu dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta aktif melibatkan diri dengan keluarga, sosial, dan agama,” kata Limrogate Immanuel yang sebelumnya dikenal sebagai pengacara muda terkemuka di Kota Medan.
Usai memaparkan materi, saat Limrogate Immanuel membuka ruang bagi para siswa-siswi untuk tanya jawab tentang narkotika, semangat siswa-siswi pun memuncak dan berlomba-lomba untuk bertanya dan menjawab, karena Limrogate Immanuel memberi hadiah menarik bagi yang berhasil menjawab dengan benar.
Usai pemaparan materi, di penghujung kegiatan tampak para Dosen dari Universitas Nusa Cendana secara simbolis menyerahkan tanaman untuk ditanam dilingkungan sekolah kepada pihak sekolah dengan dilanjutkan foto bersama sebagai penanda kegiatan ditutup.
Kegiatan PKM ini pun ditutup dengan resmi oleh Sub Bagian Tata Usaha SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kupang, Manasje M.Bani, S.Pt., M.Pt. (Yz)













