AtensiRakyat.com : Aceh Tengah – Untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah menggelar patroli dini hari guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas serta aksi balap liar di wilayah hukum setempat, Kamis (26/2/2026).
Patroli yang berlangsung sejak pukul 00.00 WIB hingga 03.35 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan di seputaran Kota Takengon. Kegiatan dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas, Aipda Tanwir, bersama personel Satlantas lainnya.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati adanya aktivitas balap lari dan balap liar yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Aksi ini kerap memanfaatkan kondisi jalan yang lengang pada dini hari, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta mengganggu ketertiban umum.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Satlantas bertindak cepat dengan membubarkan kerumunan dan mengamankan dua unit kendaraan, yakni satu unit sepeda drag dan satu unit sepeda motor drag yang digunakan dalam aksi balap liar. Seluruh kendaraan diamankan untuk proses penindakan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hingga menjelang sahur.
Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, tidak melakukan aksi balap liar, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berkendara.
“Kepatuhan berlalu lintas adalah kunci untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga kondusivitas wilayah, terutama selama bulan Ramadhan,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, patroli rutin akan terus ditingkatkan, terutama di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar, sebagai bentuk komitmen Polantas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat Aceh Tengah selama Ramadhan. (Andika)













