AtensiRakyat.com : Gunungsitoli – Universitas Nias (Unias) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nias berhasil meraih penghargaan Best Research Paper dalam International Conference on Economy, Education, Technology, and Environment (ICEETE) 2025 yang diselenggarakan oleh Tunas Pembangunan University, secara daring, dimulai pada tanggal, 22-23 Juli 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk melatih Mahasiswa PGSD dalam mendiseminasikan hasil penelitian mereka di tingkat internasional.
Hal ini disampaikan oleh Plh. Rektor Universitas Nias, Delipiter Lase, S.E., M.Pd., saat dikonfirmasi di kantornya oleh AtensiRakyat.com di Jl. Pancasila No.10, Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli pada, Rabu (13/8/2025) siang.
Ia mengatakan bahwa, penelitian yang berjudul “Revitalisasi Nilai-Nilai Budaya Lokal melalui Konten Digital Interaktif untuk Peserta Didik Sekolah Dasar” ini diusung oleh Alvince Zebua, Arni Yusmonica Zendrato, Jocelyn Chrissinda Mendrofa, Feniman Tafonao, dan Harta Jaya Gea di bawah bimbingan Edward Harefa, M.Nat.Sc.
“Universitas Nias patut berbangga atas prestasi ini, selain mengharumkan nama institusi maka penelitian ini dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam upaya pelestarian budaya lokal melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan dunia digital,” ujar Delipiter.
Bukan cuman itu, Delipiter Lase, mengatakan penghargaan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas akademik mahasiswa PGSD Universitas Nias, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pendidikan yang berbasis budaya dan teknologi.
“Prestasi ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Nias untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas yang profesional dalam mengembangkan pendidikan berbasis budaya dan teknologi,” imbuhnya.
Konfirmasi media AtensiRakyat.com kepada Edward Harefa melalui pesan chat whatsaap, Rabu (13/8/2025) yang merupakan dosen pembimbing para mahasiswa mengikuti kegiatan ini mengatakan, mereka telah menyiapkan penelitian ini selama liburan dan menganalisis bahwa nilai – nilai budaya lokal sudah mulai tergerus oleh arus globalisasi. Karena itu perlu diperkenalkan kembali kepada generasi muda melalui pembuatan media digital yang bersifat interaktif, menarik dan edukatif.
“Selama liburan, kita memanfaatkan waktu mempersiapkan penelitian ini. Dari analisa kita, nilai – nilai budaya lokal banyak hilang atau punah. Karena itu, perlu diperkenalkan kembali melalui media digital yang bersifat interaktif, menarik dan edukatif kepada generasi muda,” kata Edward.
Prestasi ini turut mengangkat nama universitas di kancah internasional, sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa PGSD Universitas Nias mampu bersaing dan unggul.
Dengan pencapaian ini, Universitas Nias (Unias) semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta membuktikan bahwa mahasiswa dan civitas akademika universitas ini memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa dalam bidang pendidikan dan penelitian. (Sit4)













