Polisi, Guru, dan Mahasiswa Bersatu Gotong Royong Pulihkan SDN 9 Kebayakan Pascabencana

AtensiRakyat.com : Aceh Tengah – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kota Takengon dengan menggelar kegiatan gotong royong pemulihan fasilitas pendidikan di SD Negeri 9 Kebayakan, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor, khususnya pada sarana pendidikan, agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung dalam lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi para siswa.

Gotong royong difokuskan pada pembersihan menyeluruh area sekolah. Personel Kepolisian bersama pihak sekolah dan Mahasiswa membersihkan lumpur sisa banjir, mengangkat material tanah yang menutupi halaman dan bangunan sekolah, menata kembali lingkungan, serta membuat dan membersihkan saluran air guna mencegah genangan terulang.

Selain itu, dilakukan pula penyemprotan air pada dinding dan fasilitas sekolah untuk menghilangkan sisa-sisa material yang masih menempel, sehingga kondisi sekolah benar-benar siap digunakan kembali.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota Takengon, AKP Akhir Harsa, S.Sos., M.H., dan diikuti oleh seluruh personel. Turut hadir Kepala Sekolah SD Negeri 9 Kebayakan serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Syiah Kuala yang ikut bahu membahu dalam proses pemulihan.

Di lokasi kegiatan, suasana kebersamaan tampak begitu kental. Polisi, Guru, dan Mahasiswa saling bekerja sama menyapu pekarangan sekolah, mengangkat lumpur, membersihkan saluran air, hingga melakukan pemaritan agar aliran air menjadi lancar.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kota Takengon menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, terutama di tengah situasi pascabencana.

“Melalui gotong royong ini, kami berharap lingkungan sekolah kembali bersih dan layak digunakan, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman,” ungkapnya. (Andika)

BERITA LAINNYA:  Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Latih PKS di SMA Negeri 9 Medan