AtensiRakyat.com : Bener Meriah – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bener Meriah terpantau dipadati antrean panjang kendaraan bermotor sejak pagi hari. Warga rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan ini langka di wilayah tersebut.
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan terlihat mengular hingga ke badan jalan. Sementara itu, banyak pengendara tampak mondar-mandir mencari kios eceran yang masih memiliki stok pertalite, namun sebagian besar kios di sekitar kota sudah kosong.
Belum diketahui secara pasti penyebab kelangkaan BBM ini. Namun, kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
Aman Aya, warga Kecamatan Bukit, mengaku kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk sepeda motornya sejak dua hari terakhir.
“Ini sudah aneh, sejak kemarin minyak sangat sulit dicari. Biasanya kios eceran jarang kehabisan stok, tapi sekarang semuanya kosong,” keluhnya, Rabu (5/11/2025).
Ia menambahkan, sejumlah Pertashop di beberapa titik juga tutup, memperparah kesulitan warga untuk mendapatkan BBM.
“Banyak warga yang mau ke kebun untuk panen kopi, tapi terpaksa harus berkeliling dulu mencari kios minyak,” ujarnya.
Aman Aya berharap pihak Pertamina dan pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan ini.
“BBM itu sudah jadi kebutuhan utama masyarakat. Kalau begini terus, ekonomi bisa lumpuh,” pungkasnya. (Andika)













